Anggap saja cinta itu mawar.
Dengan duri sebagai pasukan
pelindungnya.
Semua mawar berduri.
Berarti semua cinta
juga berduri.
Duri itu menusuk.
Berarti cinta juga
menusuk.
Jika memang anggapannya seperti itu,
mana ada orang bertahan
bahagia dengan cinta dihatinya.
Jika memang kenyataannya seperti itu,
mana ada bumi ini
terisi oleh jutaan manusia sombong
yang hanya mendambakan
cinta mulia dari Tuhan mereka,
namun tak ada usaha
untuk terus mencintai Tuhan
mereka yang Agung.
Ahh..
Kurasa itu semua anggapan yang salah.
Karena itu anggapan menurutku.
Si ratu gundah yang mungkin
tak tak
menyadari betapa cinta itu indah.
Yang ku rasakan selama ini
mungkin hanya
galau dan gundah
sebagai pusaran badai hati
yang tak akan berhenti.
Nah,jika sudah tau kenyataannya
seperti
ini keadaanku,
aku tak mau seperti mereka.
Orang-orang penghuni bumi
yang sombong
terhadap Raja cinta
pemilik hati mereka.
Aku mau Tuhan lah yang memeluk hatiku.
Mengirimkan makhluknya
yang hatinya juga
terbalut akan kasih-Nya untukku.
Yang kemarin itu hanya sesaat.
Yah..aku yakin itu hanya kegilaan
sesaat.
Perasaan seperti kemarin itu
adalah
pengacau yang tak tau waktu s
aat menumpang singgah
dihati kecilku ini.
#Ya ampuun..apa yang kutuliskan ini ??
Aku sendiri pun tak paham.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar