Selasa, 31 Juli 2012

BUKAN PUJANGGA



Jika aku terus menuliskan puisi 
dalam suasana apapun, 
mungkin yang akan kutuliskan 
hanya akan membawa perasaan iba 
pada siapapun yang membaca.

Karena memang sudah tertera 
di benak manusia
bahwa puisi adalah ratapan...
Puisi adalah kesedihan 
yang tertuang dalam bait-bait tulisan.

Oh tidak...

Aku hanya ingin seperti dia,Tuhan...
Seorang manusia biasa 
yang pandai merenda hati 
menjadi sebingkai sajak cantik.

Dia bukan pujangga, 
bukan pula penyair hebat kelas dunia..
Dia hanya seorang anak manusia, 
layaknya aku yang hanya bisa mengeluh 
dan banyak bertanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar