Biar saja degub ini menggebu.
Kau tampak berdiri,
dan tak pernah
mendengar luapan emosi ini.
Kau adalah cerita,
yang entah kapan
kau
pasti akan membeku
dan tak akan bisa bergema lagi.
Kau adalah lagu,
yang suatu saat pasti
kan lenyap
dan tak akan terlantun lagi.
Kau adalah resah yang menyelinap
dalam
cinta yang hampa ini.
Berjalanlah dengan kakimu sendiri,
dan
jangan pernah kau berikan tanganmu
untuk menuntunku.
Aku tau aku akan tetap rapuh
dalam
cintamu.
Karna kau adalah seonggok keraguan yang
lunglai.
Tak akan pernah menguatkanku,
karna
cinta yang kau bawa
adalah semu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar